Cisco 15 Juli 2026

Cisco IOS Command Mode

Panduan lab kedua untuk memahami hierarki mode CLI Cisco IOS — dari User EXEC sampai konfigurasi interface, lengkap dengan prompt dan contoh praktiknya.

Pendahuluan

Sebelum bisa mengkonfigurasi router Cisco, kamu harus paham dulu di mana kamu berada saat mengetik perintah. Cisco IOS punya sistem bertingkat yang disebut Command Mode — setiap mode punya akses dan fungsi yang berbeda.

Analoginya seperti gedung bertingkat:

  • Lantai 1 = kamu bisa lihat-lihat tapi tidak bisa sentuh apapun
  • Lantai 2 = kamu bisa baca semua dokumen
  • Lantai 3 ke atas = kamu bisa mengubah dan mengkonfigurasi segalanya

Kalau salah lantai, perintah yang kamu ketik tidak akan berjalan — dan CLI akan menampilkan pesan % Invalid input detected.

Hierarki Command Mode Cisco IOS

Berikut gambaran besar alur perpindahan mode dari atas ke bawah:

                    Router>          ← User EXEC Mode
                       │
                    enable
                       │
                    Router#          ← Privileged EXEC Mode
                       │
               configure terminal
                       │
                 Router(config)#     ← Global Configuration Mode
                 ┌─────┼──────────────────────┐
                 │     │                      │
         interface   line                   router
                 │     │                      │
     Router(config-if)#  Router(config-line)#  Router(config-router)#
         Interface        Line Config           Routing Protocol
         Config Mode      Mode                  Config Mode

Penjelasan Setiap Mode

1. User EXEC Mode

Prompt: Router>

Mode pertama yang muncul saat kamu pertama kali masuk ke CLI router. Di sini aksesnya sangat terbatas — hanya bisa menjalankan beberapa perintah dasar seperti ping dan traceroute. Tidak bisa melihat konfigurasi, apalagi mengubahnya.

Contoh perintah yang bisa dijalankan:

Router> ping 192.168.1.1
Router> traceroute 10.0.0.2
Router> show ?
💡 Tanda > adalah penanda kamu ada di User EXEC. Kalau coba show running-config di sini, akan muncul error % Invalid input detected.

2. Privileged EXEC Mode

Prompt: Router#

Ini adalah mode "pusat kendali" — dari sini kamu bisa melihat semua konfigurasi, melakukan debug, menyimpan konfigurasi, dan masuk ke mode konfigurasi. Tanda # adalah penanda kamu sudah di Privileged EXEC.

Cara masuk:

Router> enable
Router#

Cara keluar kembali ke User EXEC:

Router# disable
Router>

Contoh perintah yang bisa dijalankan:

Router# show running-config
Router# show ip interface brief
Router# show version
Router# copy running-config startup-config
Router# reload
⚠️ Di jaringan nyata, mode ini biasanya dilindungi password enable secret. Siapapun yang bisa masuk ke Privileged EXEC punya kendali penuh atas router.

3. Global Configuration Mode

Prompt: Router(config)#

Mode ini adalah pintu masuk ke semua konfigurasi router. Perubahan yang dilakukan di sini berlaku untuk seluruh sistem router, bukan hanya satu interface atau satu fitur saja.

Cara masuk (dari Privileged EXEC):

Router# configure terminal
Router(config)#
Bisa disingkat: Router# conf t

Cara keluar:

Router(config)# end          ← langsung kembali ke Privileged EXEC
Router(config)# exit         ← kembali satu level (ke Privileged EXEC)

Contoh konfigurasi di Global Config:

Router(config)# hostname R1
Router(config)# enable secret cisco123
Router(config)# no ip domain-lookup
Router(config)# banner motd # Authorized Access Only #

4. Interface Configuration Mode

Prompt: Router(config-if)#

Digunakan untuk mengkonfigurasi interface tertentu — memasang IP address, mengaktifkan interface, mengatur kecepatan, dan sebagainya. Kamu harus menyebutkan interface mana yang ingin dikonfigurasi.

Cara masuk (dari Global Config):

Router(config)# interface FastEthernet0/0
Router(config-if)#
Bisa disingkat: Router(config)# int fa0/0

Cara keluar:

Router(config-if)# exit        ← kembali ke Global Config
Router(config-if)# end         ← langsung ke Privileged EXEC

Contoh konfigurasi interface:

Router(config)# interface FastEthernet0/0
Router(config-if)# ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)# no shutdown
Router(config-if)# exit
💡 no shutdown wajib diketik karena secara default semua interface router dalam kondisi shutdown (mati). Berbeda dengan switch yang interfacenya aktif secara default.

5. Sub-interface Configuration Mode

Prompt: Router(config-subif)#

Sub-interface adalah "interface virtual" yang dibuat di atas interface fisik. Biasanya dipakai untuk konfigurasi Router-on-a-Stick (routing antar VLAN menggunakan satu interface fisik).

Cara masuk:

Router(config)# interface FastEthernet0/0.10
Router(config-subif)#

Format penamaannya: [interface fisik].[nomor sub-interface] — angka di belakang titik bebas, tapi biasanya disamakan dengan nomor VLAN agar mudah diingat.

Contoh konfigurasi sub-interface untuk VLAN 10:

Router(config)# interface FastEthernet0/0.10
Router(config-subif)# encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)# ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
Router(config-subif)# exit
Sub-interface akan dibahas lebih dalam di lab khusus VLAN dan inter-VLAN routing.

6. Line Configuration Mode

Prompt: Router(config-line)#

Digunakan untuk mengkonfigurasi jalur akses ke router — baik lewat Console (kabel langsung), Telnet, maupun SSH. Di sini biasanya kita pasang password untuk akses remote.

Cara masuk:

Router(config)# line console 0        ← untuk akses via kabel console
Router(config-line)#

Router(config)# line vty 0 4          ← untuk akses via Telnet/SSH (maks 5 sesi)
Router(config-line)#

Contoh — pasang password console:

Router(config)# line console 0
Router(config-line)# password cisco
Router(config-line)# login
Router(config-line)# exit

Contoh — aktifkan akses Telnet:

Router(config)# line vty 0 4
Router(config-line)# password cisco
Router(config-line)# login
Router(config-line)# exit
💡 vty adalah singkatan dari Virtual Terminal — jalur koneksi remote ke router. 0 4 artinya mengizinkan maksimal 5 sesi bersamaan (0, 1, 2, 3, 4).

7. Routing Protocol Configuration Mode

Prompt: Router(config-router)#

Digunakan untuk mengkonfigurasi protokol routing dinamis seperti RIP, OSPF, atau EIGRP. Mode ini dimasuki dari Global Config dengan menyebutkan protokol yang ingin diaktifkan.

Cara masuk:

Router(config)# router rip
Router(config-router)#

Router(config)# router ospf 1
Router(config-router)#

Contoh konfigurasi RIP sederhana:

Router(config)# router rip
Router(config-router)# version 2
Router(config-router)# network 192.168.1.0
Router(config-router)# network 10.0.0.0
Router(config-router)# exit
Routing protocol akan dibahas lebih dalam di lab tersendiri. Untuk sekarang cukup kenali dulu prompt dan cara masuknya.

Ringkasan Prompt & Cara Pindah Mode

Mode Prompt Cara Masuk Cara Keluar
User EXEC Router> Otomatis saat login
Privileged EXEC Router# enable disable
Global Config Router(config)# configure terminal / conf t exit atau end
Interface Config Router(config-if)# interface [nama] / int [nama] exit atau end
Sub-interface Config Router(config-subif)# interface [nama].[nomor] exit atau end
Line Config Router(config-line)# line console 0 / line vty 0 4 exit atau end
Routing Protocol Config Router(config-router)# router [protokol] exit atau end

Perbedaan exit vs end

Ini sering bikin bingung pemula — keduanya dipakai untuk keluar dari mode, tapi bedanya:

Perintah Fungsi
exit Keluar satu level ke mode di atasnya
end Langsung keluar ke Privileged EXEC dari mode manapun
Ctrl+Z Sama seperti end, shortcut keyboard

Contoh:

Router(config-if)# exit        → Router(config)#
Router(config-if)# end         → Router#
Router(config)# exit           → Router#
Router# exit                   → Router>

Penutup

Memahami Command Mode adalah fondasi paling dasar sebelum bisa mengkonfigurasi apapun di Cisco IOS. Setiap kali CLI menampilkan error % Invalid input detected, langkah pertama yang harus dicek adalah apakah kamu sudah berada di mode yang benar.

Lab berikutnya : Konfigurasi Dasar Cisco Router

Artikel ini membantu Anda?

Konten ini dibuat dan dirawat secara mandiri. Dukungan Anda membantu server dan pengembangan tutorial baru tetap berjalan.

Dukung Konten Ini di Trakteer

Ditulis oleh: angga